Norma dan Etika Dalam Pemasaran, Produksi, Manajemen Sumber Saya Manusia dan Finansial

NAMA           : Muhamad Boby Reza

NPM              : 14218297

KELAS           : 3EA32

JURUSAN     : MANAJEMEN

Hallo semuanya, Gimana kabarnya? Mudah-mudahan sehat selalu yah 😘

Kali ini kita akan membahas "Norma dan Etika Dalam Pemasaran, Produksi, Manajemen Sumber Saya Manusia dan Finansial". Di pertemuan kita kali ini kita akan mempelajari tentang  Pasar dan Perlindungan Konsumen, Etika Iklan, Multimedia Etika Bisnis, Etika Produksi, Pemanfaatan SDM, Etika Kerja, Hak-Hak Pekerja, Hubungan Saling Menguntungkan, dan Persepakatan Penggunaan Dana.

1. Pasar dan Perlindungan Konsumen

    Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya. Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli. Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya. Stanton, mengemukakan pengertian pasar yang lebih luas.

    Pasar memiliki sekurang-kurangnya tiga fungsi utama, yaitu fungsi distribusi, fungsi pembentukan harga, dan fungsi promosi. Sebagai fungsi distribusi, pasar berperan sebagai penyalur barang dan jasa dari produsen ke konsumen melalui transaksi jual beli. Sebagai fungsi pembentukan harga, di pasar penjual yang melakukan permintaan atas barang yang dibutuhkan. Sebagai fungsi promosi, pasar juga dapat digunakan untuk memperkenalkan produk baru dari produsen kepada calon konsumennya.

2. Etika Iklan

    Kata iklan (advertising) berasal dari bahasa Yunani. Adapun penegertian iklan secara komprehensif adalah semua bentuk aktivitas untuk menghadirkan dan mempromosikan ide, barang, atau jasa secara personal yang dibayar oleh sponsor tertentu.

    Sedangkan menurut Etika pengertian iklan adalah pesan komunikasi pemasaran atau komunikasi publik tentang sesuatu produk yang disampaikan melalui sesuatu media, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat.

    Iklan adalah sarana promosi yang digunakan oleh perusahaan guna untuk menginformasikan, segala sesuatu produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Informasi yang diberikan adalah nama produk, harga produk, serta keuntungan-keuntungan produk dibandingkan produk sejenis yang ditawarkan oleh pesaing.

Ciri-ciri iklan yang baik, antara lain sebagai berikut.

1. Etis : berkaitan dengan kepantasan.
2. Estetis : berkaitan dengan kelayakan.
3. Artistik : bernilai seni sehingga mengundang daya tarik khalayak.

3. Multimedia Etika Bisnis

    Salah satu cara pemasaran yang efektif adalah melalui multimedia. Bisnis multimedia berperan penting dalam menyebarkan informasi, karena multimedia is the using of media variety to fulfill commu­nications goals. Elemen dari multimedia terdiri dari teks, graph, audio, video, and animation. Bicara mengenai bisnis multimedia, tidak bisa lepas dari stasiun TV, koran, majalah, buku, radio, internet provider, event organizer, advertising agency, dll. Multimedia memegang peranan penting dalam penyebaran informasi produk salah satunya dapat terlihat dari iklan-iklan yang menjual satu kebiasaan/produk yang nantinya akan menjadi satu kebiasaan populer. Sebagai saluran komunikasi, media berperan efektif sebagai pembentuk sirat konsumerisme.

Etika berbisnis dalam multimedia didasarkan pada pertimbangan:

- Akuntabilitas perusahaan, di dalamnya termasuk corporate governance, kebijakan keputusan, manajemen keuangan, produk dan pemasaran serta kode etik.

-  Tanggung jawab sosial, yang merujuk pada peranan bisnis dalam lingkungannya, pemerintah lokal dan nasional, dan kondisi bagi pekerja.

-  Hak dan kepentingan stakeholder, yang ditujukan pada mereka yang memiliki andil dalam perusahaan, termasuk pemegang saham, owners, para eksekutif, pelanggan, supplier dan pesaing.

    Etika dalam berbisnis tidak dapat diabaikan, sehingga pelaku bisnis khususnya multimedia, dalam hal ini perlu merumuskan kode etik yang harus disepakati oleh stakeholder, termasuk di dalamnya production house, stasiun TV, radio, penerbit buku, media masa, internet provider, event organizer, advertising agency, dll.

    Hal lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah pusat dengan mencoba untuk memandu pembentukan kultur melalui kurikulum pendidikan, perayaan liburan nasional, dan mengendalikan dengan seksama media masa, organisasi sosial dan tata ruang kota.

    Media masapun sangat berperan penting dalam hal ini, karena merekalah yang menginformasikan kepada masyarakat, merekalah yang bisa membentuk opini baik ataupun buruk dari masyarakat, hendaknya media menjadi sarana untuk menghibur, sumber informasi dan edukasi bagi masyarakat.

4. Etika Produksi

    Etika Produksi adalah seperangkat prinsip-prinsip dan nilai-nilai yangmenegaskan tentang benar dan salahnya hal hal yang dikukan dalam prosesproduksi atau dalam proses penambahan nilai guna barang. Dalam prosesproduksi, subuah produsen pada hakikatnya tentu akan selalu berusaha untukmenekan biaya produksi dan berusaha untuk mendapatkan laba sebanyakbanyaknya. Dalam upaya produsen untuk memperoleh keuntungan, pastimereka akan melakukan banyak hal untuk memperolehnya. Termasuk mereka bisa melakukan hal hal yang mengancam keselamataan konsumen.

5. Pemanfaatan SDM

    Menurut Mathis dan Jackson, sumber daya manusia (SDM) merupakan suatu rancangan sistem-sistem formal dalam suatu organisasi untuk memastikan penggunaan bakat dan potensi manusia secara efektif dan efisien agar bisa mencapai tujuan organisasi. Sumber daya manusia merupakan salah satu elemen organisasi yang sangat penting, oleh karena itu harus dipastikan bahwa pengelolaan sumber daya manusia dilakukan sebaik mungkin agar mampu memberikan kontribusi secara optimal dalam upaya pencapaian tujuan organisasi. Dalam pengertian sehari-hari, Sumber Daya Manusia (SDM) lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.

6. Etika Kerja

    Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Definisi etika kerja adalah serangkaian nilai-nilai atau norma-norma yang dipegang erat oleh individu, baik sebagai seorang karyawan atau bagian dari manajemen yang mengatur regulasi dalam bekerja. 

    Subekti menambahkan, suatu individu atau kelompok masyarakat dapat dikatakan memiliki etos kerja yang tinggi, apabila menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:

1. Mempunyai penilaian yang sangat positif terhadap hasilkerja manusia.
2. Menempatkan pandangan tentang kerja, sebagai suatu hal yang amat luhur bagi eksistensi manusia.
3. Kerja yag dirasakan sebagai aktivitas yang bermakna bagi kehidupan manusia.
4. Kerja dihayati sebagai suatu proses yang membuthkan ketekunan dan sekaligus sarana yang penting dalam mewujudkan cita-cita.
5. Kerja dilakukan sebagai bentuk ibadah. 

    Penjelasan ini sangat menunjukkan bahwasanya suatu pekerjaan dalam bidnag apapun haruslah beretika dengan benar sesuai dengan profesi dari masing-masing individu.

7. Hak-Hak Pekerja

      Hak-hak buruh adalah sejumlah peraturan perundangan dan hak asasi manusia yang terkait dengan hubungan antara buruh dengan majikan. Hak ini biasanya diperoleh melalui undang-undang ketenagakerjaan. Secara umum, wacana tentang hak-hak pekerja terkait dengan negosiasi gaji, tunjangan, dan kondisi kerja yang aman.

    Dalam rangka menjamin kepastian hukum dan perlindungan terhadap pekerja atau buruh, maka pemerintah mengeluarkan peraturan hukum yaitu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta peraturan pemerintah bahkan keputusan-keputusan mentri yang mengatur tentang perlindungan tenaga kerja.

8. Hubungan Saling Menguntungkan

    Prinsip ini menuntut agar semua pihak berusaha untuk saling menguntungkan satu sama lain. Dalam dunia bisnis, prinsip ini menuntut persaingan bisnis haruslahs bisa melahirkan suatu win-win situation.

    Ekonomi Islam mengajarkan kepada pelaku-pelaku ekonomi untuk melakukan kerjasama. Kerjasama ini tentunya bertujuan untuk saling tolong-menolong untuk mencapai keuntungan dalam kerangka keIslaman. Hal-hal yang pertama kali harus diperhatikan adalah masalah akad. Pengaturan akad adalah:

1. Rukun akad seperti penjual, pembeli barang, harga, akad, ijab qabul.
2. Syarat akad :

a. Barang dan jasa harus halal sehingga transaksi atas orang dan jasa yang haram menjadi batal demi hukum syari’ah.
b. Harga barang dan jasa harus jelas.
c. Tempat penyerahan harus jelas karena alan berdampak pada biaya transaksi.
d. Barang yang ditransaksikan harus sepenuhnya dalam kepemilikan penjual.

9. Persepakatan Penggunaan Dana

    Pengelola perusahaan mau memberikan informasi tentang rencana penggunaan dana sehingga penyandang dana dapat mempertimbangkan peluang return dan resiko. Rencana penggunaan dana harus benar-benar transparan, komunikatif dan mudah dipahami. Semua harus diatur atau ditentukan dalam perjanjian kerja sama penyandang dana dengan alokator dana.


Source : 

http://makalahanakkuliah.blogspot.com/2018/03/norma-dan-etika-dalam-pemasaran.html
https://exoticpurple.wordpress.com/2011/10/04/pengertian-etika-dan-contoh-dari-etika/
https://www.coursehero.com/file/p6aj2p4/Etika-Produksi-adalah-seperangkat-prinsip-prinsip-dan-nilai-nilai-yang/#:~:text=Etika%20Produksi%20adalah%20seperangkat%20prinsip-prinsip%20dan%20nilai-nilai%20yang,proses%20penambahan%20nilai%20guna%20barang.
http://vindyfitria.blogspot.com/2016/10/multimedia-etika-bisnis.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Hak-hak_buruh

Comments

Popular posts from this blog

Dampak tanggung jawab sosial perusahaan, Mekanisme pengawasan tingkah laku, dan Komunitas indonesia dan etika bisnis.

Strategi Yang Diperlukan Perusahaan Agar Bisa Berhasil Dalam Menjalankan Usahanya.

Efektifitias Organisasi